Berikanlah yang paling berharga untuk-Nya

BismillahirRahmaanirRahiim

Dear All,

Ada seorang Sahabat, Ibu-Ibu yang juga kawan di FB ini maupun di mail list Gerakan Inklusif Moral Spiritual SuaraHati suaraSUARA bertanya pada saya: Mas Yos, dalam Al-Qur’an dinyatakan “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada KEUTAMAAN KEBAIKAN YANG SEMPURNA (Al-Birr), sebelum kamu memberikan apa yang kamu paling cintai (di Jalan Allah). Dan apa saja yang kamu berikan (di Jalan Allah) maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (Ali ‘Imron ayat ke-92). Lalu apa yang harus saya berikan mas Yos?

Menurut Teman-Teman apa? Apakah Rumah, Tanah, Mobil, Simpanan di Bank, Emas jika itu kita miliki harus kita sumbangkan di Jalan Allah agar mencapai Al-Birr (KEUTAMAAN KEBAIKAN YANG SEMPURNA). Apakah itu?

Saya mau tanya jika kita punya lima rumah mewah, belasan mobil mewah, simpanan Bank sampai triliunan rupiah, pangkat-jabatan tinggi, popularitas, pasangan hidup dan anak-anak yang membanggakan, tapi kita divonis dokter umur kita tidak sampai sebulan lagi, apakah harta itu semua masih yang paling kita cintai, kita butuhkan?

Tentu kita baru sadar bahwa hal yang PALING BERHARGA sesudah iman (bagi orang yang beriman) adalah WAKTU HIDUP kita.

Maka jika Anda tanya kepada seorang Ahli Makrifat, maka makna tersirat dari surat Ali ‘Imron ayat ke-92 adalah: “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada KEUTAMAAN KEBAIKAN YANG SEMPURNA (Al-Birr), sebelum kamu memberikan apa yang kamu paling cintai yaitu Seluruh Waktu Hidupmu untuk dipergunakan di Jalan Allah.”

Nah, apabila seorang telah mencurahkan Seluruh Waktu Hidupnya di Jalan Allah, tentu otomatis apapun (harta, dlsb) yang ia cintai yang semua itu “titipan” Allah akan ia nafkahkan seluruhnya di Jalan Allah, alias ia optimalisasikan seluruhnya untuk KEBAJIKAN dunya wal akhirot.

Akhir kata, bagi saya mensyukuri Hidup ini adalah dengan TERUS BERUSAHA Menjalani Hidup ini di Jalan Allah. Semoga Allah merahmati dan menambah nikmat iman dan petunjuk kepada kita semua.

” Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?”
( Al-Qashash, ayat ke-60 )

Kemudian, seorang pembaca bertanya: “Mas Yos bagaimana agar kita bisa mencurahkan seluruh waktu hidup kita di Jalan Allah?”

Well, hemat saya seseorang takkan sanggup mencurahkan seluruh waktu hidupnya di Jalan Allah sebelum ia menyerahkan seluruh DIRI-NYA yang seutuhnya untuk ALLAH. Dan seseorang takkan sanggup menyerahkan seluruh DIRI-NYA yang seutuhnya untuk ALLAH sebelum ia menyibukkan DIRI-NYA untuk mengaktualisasikan dorongan-dorongan Ilahiah yang tersembunyi di relung batinnya yang paling dalam. Dan seseorang takkan mampu menyibukkan DIRI-NYA untuk mengaktualisasikan dorongan-dorongan Ilahiah yang tersembunyi di relung batinnya itu sebelum ia menemukan dan merasakan sendiri rasa nikmat-nikmat spiritual (Dzawq ) dari dorongan-dorongan ilahiah yang tersembunyi dalam relung batinnya yang paling dalam itu. Dan seseorang takkan dapat menikmati Dzawq itu sebelum membersihkan Hatinya dari apappun selain ALLAH dengan istighfar dan dzikrullah dalam HENING pikiran dan jiwa.

Semakin bersih hati seseorang, maka semakin TERBUKA HATI orang itu untuk dapat menikmati Dzawq dari dorongan-dorongan ilahiah yang tersembunyi di relung batinnya itu. Dorongan-dorongan ilahiah itu terkait dengan 99 Asma’ul-Husna Allah. Dan dorongan-dorongan ilahiah mana yang lebih menyibukan seseorang untuk mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari-nya lah yang menentukan dan mengambarkan corak “asli” Batin dan Jiwanya, apakah lebih bersifat Yin atau Yang. Semakin proposional corak Yin dan Yang-nya, maka semakin sehat sisi Batiniah dan Jiwa orang itu. Hemat saya, ada 50 Asma’ul-Husna yang terkait dengan sisi KASIH, PENGERTIAN & PERHATIAN ( Careness) Allah Swt kepada makhluk-makhluk-Nya, alias yang “cenderung mencerminkan” sisi YIN Asma’ul-Husna; dan ada 49 Asma’ul Husna yang terkait dengan sisi KEPERKASAAN, KETEGASAN & DOMINASI MUTLAK KEKUASAAN ALLAH atau bisa diistilahkan sebagai sisi YANG Asma’ul-Husna.

Nama-Nama Allah yang mencerminkan KASIH, PENGERTIAN & PERHATIAN-NYA (sisi Yin) adalah sbb:
1. Ar-Rahman : Yang Paling Maha Pengasih
2. Ar-Rahim : Yang Paling Maha Penyayang
3. Al-Quddus : Yang Paling Maha Suci, Pemberi Kesucian
4. Al-Salam : Yang Paling Maha Pemberi Keselamatan dan Kesejahteraan
5. Al-Mu’min : Yang Paling Maha Melimpahkan Keamanan
6. Al-Muhaimin : Yang Paling Maha Pengawal serta Pengawas
7. Al-Bari’ : Yang Paling Maha Menjadikan
8. Al-Mushawwir : Yang Paling Maha Pembentuk
9. Al-Ghaffar : Yang Paling Maha Pengampun
10. Al-Wahhab : Yang Paling Maha Penganugerah
11. Al-Razzaq : Yang Paling Maha Pemberi Rezeki
12. Al-Fattah : Yang Paling Maha Pembuka
13. Al-‘Alim : Yang Paling Maha Mengetahui
14. Al-Basit : Yang Paling Maha Melapangkan Nikmat
15. Ar-Rafi’ : Yang Paling Maha Meninggikan Derajat
16. Al-Mu’izz : Yang Paling Maha Menghormati / Memuliakan
17. As-Sami’ : Yang Paling Maha Mendengar
18. Al-Basir : Yang Paling Maha Melihat
19. Al-Lathif : Yang Paling Maha Lembut-Halus
20. Al-Khabir : Yang Paling Maha Mengenali-Mendeteksi
21. Al-Halim : Yang Paling Maha Penyantun
22. Al-Ghafur : Yang Paling Maha Pengampun
23. Asy-Syakur : Yang Paling Maha Pembalas Kebaikan-Kebaikan
24. Al-Hafizh : Yang Paling Maha Memelihara
25. Al-Muqit : Yang Paling Maha Menjaga
26. Al-Hasib : Yang Paling Maha Memberi Kepuasan
27. Al-Karim : Yang Paling Maha Pemurah
28. Ar-Raqib : Yang Paling Maha Teliti-Waspada
29. Al-Mujib : Yang Paling Maha Mengabulkan Do’a
30. Al-Wasi’ : Yang Paling Maha Luas Pengertian, Rezeki dan Ampunan-Nya
31. Al-Hakim : Yang Paling Maha Bijaksana
32. Al-Wadud : Yang Paling Maha Menyayangi, Mencintai
33. Asy-Syahid : Yang Paling Maha Menyaksikan
34. Al-Wakil : Yang Paling Maha Mengurusi
35. Al-Waliy : Yang Paling Maha Melindungi
36. Al-Hamid : Yang Paling Maha Terpuji
37. Al-Muhsi : Yang Paling Maha Menghitung Semuanya
38. Al-Barr : Yang Paling Maha Baik
39. At-Tawwab : Yang Paling Maha Penerima Taubat
40. Al-‘Afuw : Yang Paling Maha Pemaaf
41. Ar-Ra’uf : Yang Paling Maha Pengasuh
42. Al-Bathin : Yang Paling Maha Tersembunyi
43. Al-Muqsith : Yang Paling Maha Seksama Dan Berimbang
44. Al-Jami’ : Yang Paling Maha Mengumpulkan
45. Al-Mughni : Yang Paling Maha Pemberi Kekayaan dan Kemakmuran
46. Al-Nur : Yang Paling Maha Pemberi Cahaya
47. Al-Hadi : Yang Paling Maha Pemberi Pertunjuk
48. Al-Nafi’ : Yang Paling Maha Pemberi Manfaat
49. Al-Warits : Yang Paling Maha Mewarisi
50. Ash-Shabur : Yang Paling Maha Penyabar

Sedangkan Nama-Nama Allah yang mencerminkan KEPERKASAAN, KETEGASAN & DOMINASI MUTLAK KEKUASAAN-NYA (sisi Yang) adalah sbb:
1. Al-Malik : Yang Paling Maha Menguasai/Merajai
2. Al-‘Aziz : Yang Paling Maha Berkuasa
3. Al-Jabbar : Yang Paling Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
4. Al-Mutakabbir : Yang Paling Maha Sempurna Kebesaran-Nya
5. Al-Khaliq : Yang Paling Maha Pencipta
6. Al-Qahhar : Yang Paling Maha Memaksa
7. Al-Qabidh : Yang Paling Maha Menyempitkan
8. Al-Khafidh : Yang Paling Maha Merendahkan
9. Al-Muzill : Yang Paling Maha Menghina
10. Al-Hakam : Yang Paling Maha Mengadili
11. Al-‘Adl : Yang Paling Maha Adil
12. Al-‘Azhim : Yang Paling Maha Agung
13. Al-‘Aliy : Yang Paling Maha Tinggi-Mulia
14. Al-Kabir : Yang Paling Maha Besar
15. Al-Jalil : Yang Paling Maha Besar serta Mulia
16. Al-Majid : Yang Paling Maha Mulia
17. Al-Ba’its : Yang Paling Maha Membangkitkan Semula
18. Al-Haqq : Yang Paling Maha Benar
19. Al-Qawiy : Yang Paling Maha Kuat
20. Al-Matin : Yang Paling Maha Teguh-Kokoh
21. Al-Mubdi’ : Yang Paling Maha Memulai Penciptaan dari Awal
22. Al-Mu’id : Yang Paling Maha Mengembali dan Memulihkan
23. Al-Muhyi : Yang Paling Maha Menghidupkan
24. Al-Mumit : Yang Paling Maha Mematikan
25. Al-Hayy : Yang Paling Maha Hidup Senantiasa
26. Al-Qayyum : Yang Paling Maha Mandiri, Berdiri Sendiri
27. Al-Wajid : Yang Paling Maha Menemukan Segala Apa Yang Dikehendaki-NYA
28. Al-Majid : Yang Paling Maha Mulia
29. Al-Wahid : Yang Paling Maha Unik, Tiada Duanya
30. Al-Ahad : Yang Esa
31. As-Shamad : Yang Paling Maha Dibutuhkan
32. Al-Qadir : Yang Paling Maha Menentukan
33. Al-Muqtadir : Yang Paling Maha Berkuasa atas segalanya
34. Al-Muqaddim : Yang Paling Maha Menyegerakan
35. Al-Mu’akhkhir : Yang Paling Maha Menangguhkan
36. Al-Awwal : Yang Paling Maha Pertama
37. Al-‘Akhir : Yang Paling Maha Akhir
38. Azh-Zhahir : Yang Paling Maha Menampakkan
39. Al-Wali : Yang Paling Maha Memerintah
40. Al-Muta’ali : Yang Paling Maha Tinggi serta Mulia
41. Al-Muntaqim : Yang Paling Maha Menghukum Yang Bersalah
42. Malik-ul-Mulk : Pemilik, Raja Seluruh Alam Semesta
43. Dzul-Jalal-Wal-Ikram : Pemilik Segala Keagungan dan Kemuliaan
44. Al-Ghaniy : Yang Paling Maha Kaya, Tidak Membutuhkan apa-apa
45. Al-Mani’ : Yang Paling Maha Mencegah
46. Al-Darr : Yang Paling Maha Mendatangkan Mudharat
47. Al-Badi’ : Yang Paling Maha Pencipta Yang Tiada Bandingan-Nya
48. Al-Baqi : Yang Paling Maha Kekal
49. Ar-Rasyid : Yang Paling Maha Cerdas dalam Mengarahkan kepada Kebenaran

” Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang paling tersembunyi dan yang nyata, Dialah Yang Paling Maha Pengasih lagi Paling Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Suci, Yang Paling Maha Memberi Keselamatan dan Kesejahteraan, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Paling Maha Memelihara, Yang Paling Maha Perkasa, Yang Paling Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asma’ul-Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi (dengan cara dan suraSUARA tasbihnya masing-masing). Dan Dialah Yang Paling Maha Perkasa lagi Paling Maha Bijaksana.”
( QS. Al-Hasyr, ayat ke-22 sd ke-24 )

Dikutip dari Facebook Yos W Hadi: http://www.facebook.com/people/Yos-W-Hadi/1373431166

Leave a Reply

Your email address will not be published.